Barbie the movie!
Tayang perdana di Indonesia tanggal 19 Juli 2023. Penayangan serentak di berbagai bioskop di Tanah Air bersamaan tanggal dengan film lain yang juga ditunggu oleh penikmat layar lebar yaitu Film Oppenheimer. Hal ini menyebabkan trending di sosial media dengan tagar #barbenheimer. Yang mungkin diuntungkan dengan trend ini tentu saja bioskop dengan pembelian 2 tiket sekaligus, karena banyak anak muda yang langsung movie marathon dengan nonton Barbie dahulu kemudian lanjut menonton film Oppenheimer. Di 10 hari penayangan perdana film Barbie melesat dengan pendapatan 750 juta US dollar atau sekitar Rp. 11,3 triliun! Wow! Keren banget, bahkan ini lebih tinggi dari pendapat film Oppenheimer yang hanya mendapat sekitar Rp. 5 triliun-an.
Selain tagar #barbenheimer, ramai juga sekelompok ibu-ibu atau gank anak muda yang rame-rame nobar dengan sengaja janjian menggunakan dress code warna pink atau berdandan ala barbie. FOMO alias fear of missing out? Ya, bisa jadi tapi ya, sah-sah saja. Toh tidak mengganggu kenyamanan orang lain dan anggap saja gank-gank nobar itu sebagai healing, bersenang-senang bareng teman, ngga apa-apa kan? Hal penting yang patut diingat, Barbie The Movie ini ada batas usia 13th ke atas lho ya, jadi jangan dikira ini film Barbie yang sama dengan film animasi Barbie yang biasa tayang di TV. Cerita Barbie the movie sama sekali bukan untuk anak-anak balita yang biasanya masih bermain boneka Barbie. Film ini lebih serius membahas feminism, patriarchy serta kegalauan Barbie dan Ken tentang tujuan hidup dan visi misi masing-masing. Dari keseluruhan film, OK-lah. Aku sih yes ya! Cerita walaupun topiknya serius tapi ada bumbu lucu-lucuan dan humornya. Ditambah lagu-lagu energic dan cute khas Barbie. Bicara soal cute, wah udah pasti gemez banget yaaaa. Super cute dan gemez abis melihat art design dan things printilan-nya film Barbie ini. Berasa lihat mainan Barbie dalam versi besar. Belum lagi kostum-kostum yang dipakai dengan model yang keren, seru, colorfull dan fashionable khas Barbie.
10 Fun Fact tentang Barbie:
1. Barbie merupakan karya dari seorang wanita, seorang ibu bernama Ruth Handler yang menciptakan boneka wanita dengan penampilan layaknya wanita dewasa. Nama Barbie merupakan kependekan dari nama Barbara, yang merupakan nama asli dari anak perempuan Ruth Handler & suaminya.
2. Boneka Barbie pertama diluncurkan tahun 1959 dan inspirasi pertama kali Ruth Handler membuat boneka wanita adalah ketika sedang berlibur ke Swiss bersama keluarga dan Barbara sang anak memperlihatkan boneka Lilli-boneka fesyen yang asalnya dari Jerman kepada sang ibu.
3. Salah satu soundtrack film Barbie yang dinyanyikan oleh Ryan Gosling si pemeran Ken menjadi lagu yang masuk ke 40's hits di Inggris dan masuk di peringkat 87 Billboard Hot 100.
4. Untuk merasakan menginap atau tinggal di rumah Barbie, kamu bisa menyewa sebuah tempat bernama Barbie Dream House di Malibu yang bisa dipesan via airbnb.
5. Lokasi shooting film Barbie ada di 3 lokasi yaitu Pantai Venice, California, Los Angeles dan Studio Warner Bros di Inggris.
6 Ada 2 (dua) wanita Indonesia yang memperoleh penghargaan Barbie Role Model yaitu designer Anne Avantie (tahun 2021) dan Butet Manurung (tahun 2022) keduanya memperoleh penghargaan dan dibuatkan boneka Barbie serupa dengan wajah mereka, yang juga merupakan One Of a Kind Barbie yang diproduksi oleh Mattel, cuma ada satu-satunya di dunia dan tidak diperjual belikan.
7. Johny Deep merupakan salah satu artis yang memiliki banyak koleksi boneka Barbie, yang sering dimainkan bersama Lili Rose-Deep putrinya.
8. Boneka-boneka Barbie versi penyanyi/group/boy band dan versi bintang-bintang film 90'an masih bisa didapatkan di website e-bay.
9.Barbie Batik Kirana menjadi Barbie dengan ciri khas budaya Indonesia yang diluncurkan tahun 2018 dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dan merupakan hasil kerjasama Barbie dengan Iwan Tirta Private Collection
10. Meskipun Barbie berasal dari Amerika, pembuatannya bonekanya dilakukan di beberapa negera, salah satunya di pabrik Barbie yang terletak di Cikarang, Indonesia. PT. Mattel Indonesia merupakan produsen boneka Barbie terbesar di dunia dan diproduksi dengan menggunakan 70% bahan baku lokal.
What Barbie are you?
If I were asked to describe my self as a Barbie doll? Hhmm..What will it be like? Then I remember the Barbie tag line "You can be anything". So? Ya, bebaslah. You olang bisa jadi apa aja yang lo mau cintahhh! I think I will named my self Barbie as Bubu Barbie. A curvy but sporty Barbie mom yang punya cita-cita menurunkan berat badan 10 kilo tapi masih ngga bisa tahan lihat bakso, mie ayam dan sering cheating diet. Bubu barbie yang bisa jadi supir, bisa jadi koki, bisa jadi guru, bisa jadi fasilitator, bisa jadi PR, bisa jadi marcom, bisa jadi CEO, bisa jadi operation manager, social media specialist, content creator, jadi graphic designer, jadi blogger, jadi podcaster dan jadi...apalagi yahhh...pokonya mah sama kali yaa seperti ibu-ibu pada umumnya, yang harus segala bisa. Basa sunda na mah kudu loba ka'bisa, tapi teu meunang loba kahayang. Tahh eta situationnya. Hahaha, gitu ngga siy buibuuu? Sama kaya curcol-nya Gloria yang diperankan oleh America Fererra di film Barbie yah? Cucok banget and so related sama hampir semua ibu-ibu di seluruh dunia deh kayanya. At the end, I just wanna say: Tetap semangat ladies! Be what you wanna be. Meskipun udah jadi Barbie ibu-ibu, tetap berkarya, tetap belajar, tetap kejar cita-cita pribadinya. Sabisa-bisa, kudu bisa, pasti bisa! (IKD2023)


